Profesi yang Unik, Pekerja Khusus Mencium Aroma Mobil

0
285

Mencium setir mobil menjadi bagian dari pekerjaan ilmuwan ini . Gambar :The Drive

Untuk mencegah konsumen yang tidak suka aroma interior mobil yang baru keluar dari pabrik. Pabrikan mobil asal Jerman, Audi, memiliki seorang karyawan yang bertugas untuk mencium aroma mobil sebelum dipasarkan.

Seperti dilansir dari The Drive, Senin (18/5/2020), pekerjaan ini sudah diterapkan Audi sejak 1985, di mana mereka memiliki divisi khusus bernama Nose Team. Di tim itu terdapat ilmuwan yang bertugas menjaga interior mobil agar tidak mengeluarkan bau busuk.

Aroma mobil baru kemungkinan memiliki bau yang tidak sedap, sehingga para ilmuwan ini membuat bahan kimia yang bisa menutupi aroma.

Ilmuwan mencium setir sebagai upaya menjaga agar mobil tidak menimbukan bau menyengat Gambar : The Drive

Salah satu ahli kimia Nose Team yang bergabung sejak 2000, Heiko Lußmann-Geiger mengatakan, aroma mobil merupakan salah satu syarat kenyamanan pada kendaraan. Jika tak sedap, maka dapat mempengaruhi bahkan merusak mood pemilik kendaraan.

“Jika konsumen terganggu dengan bau mobil, dia tentu tidak bisa menikmati kenyamanan lain yang ditawarkan di kendaraan. Ini akibat tekanan yang ditimbulkan oleh bau pada kendaraan,” ujar Heiko.

Tentunya, pekerjaan mencium aroma mobil tidaklah mudah. Para ilmuwan juga harus menciptakan wewangian untuk menetralkan aroma, misal bau minyak ikan pada kulit trim atau karpet mobil seperti bau bawang, Nose Team akan meracik ulang kembali.

Tak hanya bahan seperti kain dan kulit saja yang diuji, termasuk bahan yang biasanya dianggap tidak berbau seperti kaca dan logam.

Seperti diketahui, aroma sendiri memiliki enam tingkatan dalam skala satu (tidak berbau) sampai enam (bau yang tak dapat ditahan).

Jadi kalau main ke pabrik Audi dan ada orang yang mencium bau setir atau karpet, itu bukan main-main, itu lagi kerja. Audi membayar mereka untuk mencium bau bahan-bahan mobilnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here