Mana yang lebih aman dilewati, jalan aspal atau beton ?

0
849

Jalan Tol Balikpapan Samarinda sudah beroperasi setelah di resmikan Pak Jokowi pada 17 Desember 2019 lalu,dan saat ini sudah bisa digunakan masyarakat umum.

Dibukanya jalan tol pada seksi 2,3,4 atau dari Samboja (Kukar) hingga hingga Palaran ( Samarinda) yang memiliki panjang 68 Km dan akan beroperasi selama 24 jam non-stop.

Namun ada sedikit catatan mengenai Konstruksi beton jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) dinilai membahayakan pengendara. Permukaan jalan beton disebut menimbulkan panas yang lebih tinggi ketimbang jalan aspal. Sehingga dikhawatirkan membuat ban meletus saat melintas.

Walau begitu,jalan beton dinilai lebih unggul pada ketahanannya terhadap banjir dan kendaraan berat. Tak mau kalah, kelebihan jalan aspal yaitu biaya pembuatannya yang murah dengan perawatan yang juga mudah.

Gerbang Tol Samboja (Tol Balsam).

Dikutip dari Ikons.id, Apa saja sih Perbandingan antara Jalan Beton dan Jalan Aspal, berikut ulasan singkatnya…

Jalan Beton

Jalan beton menerapkan sistem perkerasan kaku yang terdiri atas lapis pondasi dan lapis pondasi bawah. Karena memiliki modulus elastisitas yang tinggi, perkerasan beton akan meneruskan beban ke bidang tanah dasar yang luas. Dengan demikian, bagian terbesar dari struktur perkerasan yang berperan penting menahan beban ialah lapis pondasi.

Pada umumnya, bahan yang dipakai dalam pembuatan jalan raya adalah adukan beton yang bermutu K-300. Beton tersebut diaplikasikan sedemikian rupa di atas permukaan tanah dengan ukuran ketebalan minimal 20 cm. Hal inilah yang menjadikan jalan beton mempunyai ketahanan yang baik terhadap lalu lintas, roda kendaraan, pelapukan, dan cuaca ekstrim.

Jalan Aspal

Jalan aspal dibuat dengan menggunakan sistem perkerasan lentur yang memanfaatkan bahan pengikat berupa campuran aspal panas (hot mix). Ada sekitar 60 persen komposisi aspal yang menyusun campuran hot mix ini. Perlu diketahui, kekuatan perkerasan pada sistem perkerasan lentur diperoleh dari kombinasi antara tebal lapis pondasi bawah, lapis pondasi, dan lapis permukaan.

Tabel Perbandingan antara Jalan Beton dan Jalan Aspal :

JalanKelebihanKekurangan
Jalan BetonSanggup mendukung beban yang sangat berat

Tahan terhadap genangan air

Biaya perawatannya murah
Bisa diterapkan di struktur tanah yang lemah

Gampang mendapatkan material penyusunnya
Pas digunakan di jalan yang kerap dilalui kendaraan berat
Anggaran biaya pembuatannya lebih mahal

Diperlukan tenaga pengecoran yang sangat terampil

Perbaikannya menyebabkan ketinggian elevasi jalan bertambah

Warna jalan terlihat gersang dan tandus
Jalan AspalBiaya pembuatannya murah

Permukaan jalan lebih halus dan mulus

Jalan terlihat teduh dan nyaman

Cocok diaplikasikan di jalan yang didominasi kendaraan ringan

Proses perawatannya sederhana

Disarankan membangunnya di atas tanah yang dasarnya stabil
Rentan sekali terhadap air

Pembuatannya harus diawali dengan perbaikan tanah terlebih dahulu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here